Harapanku Untuk PLN


Saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya sewaktu berdomisili di Kota Batam. Saya adalah salah satu pelanggan yang kritis terhadap perusahaan jasa seperti PLN. Kita semua tahu bahwa listrik adalah kebutuhan semua masyarakat di Indonesia tanpa terkecuali, tanpa melihat status sosial, jenis kelamin, ataupun usia. Maka tidak jarang banyak yang berteriak jika saja listrik tiba-tiba padam. Dampaknya bukan saja hanya menimbulkan kekesalan namun juga merugikan masyarakat termasuk perusahaan – perusahaan yang menjalankan bisnisnya apalagi dibidang manufaktur.

Bayangkan saja, kebutuhan listrik di Indonesia terus meningkat sebesar 8,46% per tahunnya. Itu semua berbanding lurus seiring pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat. Bersyukurlah kita memiliki PLNyang dengan setia melayani kebutuhan masyarakat se-Indonesia.

Pada awalnya saya sempat kecewa karena mengalami suatu peristiwa yang menurut saya sangat tidak fair saat itu. Saya hanya salah satu pelanggan yang rutin dan membayar tagihan listrik tepat pada waktunya. Namun suatu ketika, saya dan teman-teman satu rumah lupa 1 hari membayar tagihan listrik. Dan saat itu juga petugas lapangan PLN mencabut meteran listrik kami. Tanpa bisa di maklumi. Saya dan 3 orang sahabat saya pun tidur tanpa listrik malam itu, kecewa.

Kecewa nya adalah, dalam setahun kami berlangganan, barangkali hanya 1 kali ini kami terlambat membayar dan hanya lewat 1 hari. Bolehkah saya berfikir, bagaimana dengan terlalu seringnya terjadi pemadaman listrik dikarenakan perbaikan disana-sini yang saat itu bisa 2 kali dalam seminggu dengan waktu 5 jam? Apakah perlakuan pencabutan meteran ini cukup fair untuk pelanggan setia seperti kami?

Ketika saya mencoba untuk mengklarifikasi, pihak PLN memberikan jawaban bahwa mereka sudah men-sosialisasikan perihal pemadaman ini. Menurut saya sosialisasi ini kurang merata jika hanya lewat media Radio atau media cetak. Bagaimana untuk yang tidak sempat mendengar Radio atau membaca koran? Darimana pelanggan mengetahui bakal ada pemadaman listrik? Jika masyarakat dituntut untuk mengerti kondisi adanya perbaikan, peningkatan kualitas atau penambahan daya dll, lalu mengapa kami para pelanggan setia juga tidak layak untuk mendapat pengertian yang sama?

Dalam rangka ulang tahun PLN yang ke-67 ini, saya hanya menyarankan pihak PLN memikirkan hal ini dengan serius karena kebutuhan listrik/energi termasuk kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Menambah sarana sosialisasi yang lebih merata dan lebih bijaksana menanggapi pertanyaan demi pertanyaan masyarakat. Adanya tindakan kriminal seperti pencurian arus listrik tidak bisa dijadikan alat ukur bahwa pelanggan PLN di suatu lokasi semuanya “nakal”.

Sebagaimana dengan Misi dari Bright PLN yaitu: “menyediakan tenaga listrik secara efisien  dan  andal  serta  jasa  lainnya  dalam  bidang  energi  untuk  meningkatkan  kualitas  hidup  dan ekonomi masyarakat melalui pelayanan yang terbaik dan bertumpu pada sumber daya manusia” semoga tidak hanya pasokan listrik dan energi saja yang menjadi homework, namun juga tidak mengenyampingkan “cara melayani” masyarakatnya.

Selamat menyambut Hari Listrik Nasional!

One thought on “Harapanku Untuk PLN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s