Cerita Di Balik Demo Penolakan Kenaikan BBM 29 Maret’12


Pagi ini saya sangat ingin meliput langsung aksi demo penolakan kenaikan BBM di Batam, bukan mau sok sibuk tapi saya ingin mendengar langsung permintaan masyarakat kepada Pemimpin Daerah nya.Sekalian liputan untuk Live Report Radio saya yah skalian aja yah nge-blog🙂

Sebelumnya, saya ingetin yah kalo saya bukan Jurnalis , saya hanya Blogger biasa yang ingin membagi cerita sebagai saksi hidup aksi Demo BBM hari ini. Jadi jangan heran kalo bahasa nya ga formal banget😀

Sesuai wacana, Hari ini 29 Maret 2012 dilaksanakan Demo yang di laksanakan oleh gabungan LSM Gebrak (Gerakan Bersama Rakyat), GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dan GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia). Namun massa yang hadir tidak mencapai 1500 orang seperti yang sudah di wacanakan.

Pada hari ini (29/03) para demonstran sengaja membawa poster Presiden Venezuela Hugo Chavez dengan maksud agar Presiden SBY mencontoh akan apa yang telah di lakukan beliau untuk Negara nya, yaitu melakukan upaya nasionalisasi aset sebagai bagian dari penguat ekonomi. Chavez memerintahkan perusahaan minyak pemerintah untuk mengambil-alih tiga proyek yang selama ini dikerjasamakan dengan perusahaan asing. Beliau satu-satunya Presiden yang berani memutuskan kontrak dengan perusahaan minyak raksasa Amerika seperti Exxon Mobil Corp.

” Hutang negara ini lebih banyak dari pihak – pihak swasta yang pada akhirnya di limpahkan kepada rakyat ” , jelas Jalaluddin selaku Bendahara Kopera (Koperasi Perjuangan Rakyat).
 Tepat di depan gedung Pemko Batam telah di pasang kawat berduri dan juga disiapkan beberapa mobil kesatuan kepolisian
Pada pukul 8.30 WIB, GEBRAK melakukan persiapan di depan gedung PLN Batam Center yang menyiapkan sebuah mobil pick up lengkap dengan bebrapa speaker, perlatan gitar akustik dan spanduk berisi aspirasi mereka. Beberapa polisi telah berjaga – jaga di beberapa titik. Akses jalan menuju Kantor Walikota di tutup untuk umum dari perempatan Maymart hingga pertigaan menuju Graha Kepri. Namun karena aksi Demo penolakan BBM ini termasuk tertib dan agak lengang, masyarakat umum pun masih bisa lalu lalang di saat aksi demo berlangsung.
Saat demonstran berhenti di pelataran parkir ATB (perusahaan air swasta) sangat disayangkan kantor ATB tutup untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.
Perwakilan dari GMKI mengatakan, “Walikota bukan milik politik, tetapi milik rakyat”. Bisa kita lihat isi dari spanduk nya bertuliskan :
1. Rakyat Batam menolak kenaikan harga BBM.
2. Kenaikan harga BBM adalah perampokann penindasan terhadap rakyat.
Dengan adanya subsidi BBM yang dijanjikan menuai komentar dari pihak demonstran yaitu, “subsidi hanya untuk BBM, bagaimana dengan TDL (tarif dasar listrik) dan Air yang juga akan naik seiring naik nya harga BBM?”.
Drum solar sebagai simbol penolakan kenaikan harga BBM
Gedung Pemko di jaga ketat oleh pihak kepolisian dan terlihat sekitar 5 anggota TNI dan Ditpam. Namun berbeda dengan yang terjadi di ibukota, tidak ada pertunjukan senjata disini. Para demonstran menegaskan bahwa aksi nya hari ini hanyalah Warming-Up karena akan dilakukan aksi yang sama hingga 3 – 4 hari kedepan. Rencananya, akan dilakukan pula aksi demo ke pihak Pertamina karena mereka menganggap Pertamina adalah penyamun yang sering terjadi manipulasi di dalamnya.
Ditengah – tengah aksi, para demonstran juga menyelipkan anekdot tentang kasus Anggota Dewan dari Fraksi Demokrat, Angelina Sondakh.
 _____________________________________________________________
Hakim      : Apakah anda menggunakan BBM (pelesetan Blackberry Messenger menjadi Bahan Bahak Minyak)
Angelina : Tidak
Hakim      : Sekali lagi, apakah anda menggunakan BBM?
Angelina : Tidak!
____________________________________________________________
Maka dari itu Presiden SBY marah lalu menaikkan harga BBM😀
Kordinator aksi demo mengatakan, “Menurut data BPS, ada lebih dari 30 juta orang miskin di Indonesia, namun ketika adanya kenaikkan bahan pokok dll sebelum kenaikkan BBM, ini menambah angka kemiskinan menjadi 76 juta, berarti ada lebih dari 40 juta rakyat yang telah di manipulasi”.
Khusus untuk Pemko Batam, mereka berharap agar Wako menindak tegas pejabat – pejabat yang terlibat korupsi Dana Bansos.
Tujuan dari aksi Demo ini adalah agar para demonstran bisa berdialog langsung dengan bapak walikota,  Drs. H . Ahmad Dahlan. Lalu akhirnya tepat pada pukul 10.40 WIB beliau turun dan menemui massa dengan di kawal oleh beberapa pihak kepolisian dan ajudan Wako. “Terlihat di baris paling depan, Polwan yang sengaja di siapkan sebagai negosiator dengan para demonstran, jelas Pak Suherman selaku Dir Bimmas Polda.
(Sayang banget mbak2 Polwan nya ga mau saya foto, padahal cantik2 loh :D)
Di tengah – tengah rembug (di luar gedung) itu Pak Wako mengatakan akan mengirimkan surat kepada Presiden SBY (kira-kira isinya apa yah?).
Lalu, Bapak Walikota Batam mengundang masing – masing 3 orang perwakilan dari setiap ormas untuk berdialog langsung di Gedung Pemko Batam. Dan sampe saya pulang (karena kepanasan dan kelamaan) belum tahu hasil dialog nya apa. (Maapkan, saya dan team saya Keisha harus siaran) Ga bermaksud liputan setengah2 loh..🙂
Mudah-mudahan tujuan dari pelaksanaan Demo penolakkan kenaikkan BBM yang sangat damai ini menghasilkan solusi yang baik untuk kita semua. Apapun yg tertulis disini adalah murni atas dasar kejadian di lapangan. Kalau ada kekurangan, kesalahan dan kekurang akuratan informasi, mohon di tambahkan dan di koreksi😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s