Ayoo! Jangan Ragu Sebarkan CV


Terinspirasi dari banyak nya JobSeeker yang mencari lowongan pasca lebaran ini, saya tergerak untuk memberi sedikit sudut pandang tentang “Bagaimana mencari kerja dalam bentuk Walk in Interview, by Post atau secara Online”.

Dahulu kala, para orang tua kita selalu menganjurkan untuk mengambil pendidikan setinggi mungkin. Dengan maksud agar mudah memperoleh pekerjaan. Tapi jaman sekarang, Titel atau Gelar Sarjana dsb nya belum tentu menjamin kita di lirik oleh para Employer.  Tapi mari kita lihat dari persepsi yang berbeda, bahwa Gelar yang kita miliki akan sangat membantu untuk Bargaining Position masalah Jabatan yang tentu nya berkolerasi dengan SALLARY. Namun, semua itu ga ada artinya jika tidak di tunjang dengan Skill, Attitude dan Experience/Track Record yang baik.

Lalu tidak serta merta juga toh para penyedia lapangan pekerjaan langsung tau ketiga hal tersebut ada pada diri kita?

Sebelumnya, sering kita beranggapan bahwa lulusan SMK Teknik harus bekerja di Bengkel bubut, mekanik atau semacamnya. Sarjana Teknik harus bekerja jadi Chief Engineering atau Supervisor Shipping dsb. Sarjana Pendidikan harus jadi Guru atau buka Les Private. Atau Sarjana Ekonomi harus jadi Ekonom atau Pebisnis. Itulah yang tertanaman di Mindset kita selama ini.

Padahal kebanyakan dari teman saya memiliki karir yang sangat jauh dari pendidikannya. Misalkan, temen saya tamatan Kedokteran kini menjadi seorang Animator. Ada lagi yang tamatan Teknik Elektro kini menjadi seorang Dosen Ilmu Fisip, yang nyeleneh lagi adalah temen saya Sarjana Textil kini menjadi GM di sebuah perusahaan Galangan Kapal.

Sejenak kita merenung, bahwa Karir imipian kita tidak harus sesuai dengan perencanaan pendidikan kita. Bisa jadi, jalan hidup seseorang bisa berubah sesuai dengan keahlian Extra yang di milikinya.

Contohnya saya, tamatan STM Listrik Industri sempet kuliah di Fakultas Aplikasi Perangkat Lunak ( IT ) dan ga kelar. Lalu bekerja di Dunia Radio sudah kurang lebih 11 tahun dengan posisi yang menjanjikan, lalu sempat merasakan Dunia animasi dan Syuting Film  dan sekarang melanjutkan kuliah lagi di Fakultas Manajemen. Apakah semua berhubungan ? Tidak.

Seseorang menyarankan, kita harus jeli melihat potensi-potensi lain yang kita punya. Bisa di mulai dari minat dan hobi. Apalagi belakangan ini mencari pekerjaan semacam mengandalkan faktor hoki dan relasi. Tidak ada “orang dalam” maka mentok lah dengan Jobless.

Jadi, kenapa kita harus mentok dengan gelar yang ada di belakang nama kita? Tidak ada salahnya mencoba menyebar CV di bidang-bidang baru yang kita mampu. Semakin banyak pengalaman berbeda, maka semakin banyak pula ilmu yang kita dapat.

Tapi jika kamu fikir pekerjaan kamu yang sekarang mulai membosankan, berfikirlah lebih soft .. bahwa mencari yang baru itu tidak mudah. Nikmati lah bidang pekerjaan kamu sekarang. Apapun problem yang ada, itu adalah penyempurna kita agar menjadi Karyawan yang lebih baik dan siap pakai.

Hayati dan nikmati pekerjaan mu hari ini ..

Cheers😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s