Lebih Nyaman Curhat di Situs Jejaring Sosial ?


Lebih nyaman ‘curhat’ atau mengeluarkan uneg-uneg di Internet ?

Sebagai pengguna Internet yang lumayan aktif, saya pun merasa demikian. Uneg – uneg nya pun beragam, mulai dari yang bener – bener Curcol alias Curhat Colongan masalah pribadi yang berhubungan dengan hubungan asmara, karir, urusan pertemanan, rumah tangga, hingga komplain kita terhadap sesuatu (interpretasi) yang biasa kita rangkum dalam bentuk Diary Elektronik.

Cara penyampaian ‘uneg-uneg’ ini pun bisa beragam. Ada yang gemar menyampaikan uneg – uneg nya ke dalam bahan baku yang lebih matang, seperti Blog, Karya Tulis atau Postingan di sebuah forum atau hanya memilih menulis status singkat di Timeline Twitter, Facebook, Friendster dan situs- situs jejaring sosial lainnya.

Mediasi nya juga bisa di katakan terdiri dari beberapa kategori sesuai hobi dan minat masing – masing. Terkadang ada yang menyampaikan isi hati nya lewat sebuaah lagu yang di Posting di MySpace atau YouTube misalnya. Atau lewat sebuah karya foto yang di pajang di Flickr, kenapa tidak ? Selain hobi, barangkali aja ada yang punya cara yang berbeda dalam mengekspresikan perasaan nya.

Namun, pertanyaan nya adalah :

Mengapa dewasa ini kita lebih NYAMAN mengeluarkan uneg – uneg melalui Internet ketimbang Sahabat karib atau Diary seperti yang sering di lakukan banyak orang dahulu kala. Secara yang namanya “Curhat” biasanya bersifat pribadi. Apakah krisis kepercayaan terhadap sesama ? Tidak juga. Atau karena kita lebih senang menantikan ‘Komentar’ dari pengguna internet lainnya (meskipun tidak mengenalinya). Hmm .. bisa jadi. Dengan alasan menambah rekanan.

Terkadang kita juga justru sama sekali tidak berharap di komentari. Hanya punya kepuasan dan kelegaan tersendiri saja saat menuliskan isi hati (baik itu yang menyenangkan atau bahagia) dalam bentuk tulisan di Internet, karena emang internet buka sesuatu yang langka jaman sekarang.

Namun semua itu tetep ada rambu -rambu nya apalagi yang menyangkut ‘Komplain’ atau ketidak senangan kita terhadap suatu hal. Atau kalau versi hukumnya Pencemaran Nama Baik. Berdasarkan pengetahuan yang saya dapat dari Sharing Keliling – Creative Writing yang di bimbing oleh NdoroKakung beberapa waktu lalu adalah :

Yang di namakan pencemaran nama baik adalah sesuatu yang menyangkut Nama seseorang. Bukan yang terkait dengan nama sebuah Instansi, Produk atau Perusahaan.

Lalu, kita simak UU ITE berikut ini (yg masih kontroversi) :

Pasal 27 ayat (3) UU ITE menyatakan: “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik

Sanksi pelanggaran pasal disebutkan pada Pasal 45 ayat 1 adalah :

Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Jadi saya boleh curhat tentang kekesalan saya tentang pelayanan sebuah perusahaan jasa, misalkan ? Kenapa tidak ? Karena Kenyamanan seseorang adalah termasuk dalam Pelayanan Konsumen.

Terakhir, saya hanya menganjurkan alangkah lebih baiknya men-sortir terlebih dahulu curhat- curhatan yang mau di share ke Internet. Jika curhatan itu rasanya berhubungan dengan konsumen (perusahan jasa) barangkali masih bisa di tolerir karena itu bisa jadi rujukan dan masukkan yang sangat baik untuk berbenah. Namun jika curhatan itu menyangkut sesuatu yang melekat atau yang pernah melekat di diri kita (Misalkan : Tempat bekerja) mungkin perlu pertimbangan yang sangat dalam.

5 point yang harus ada saat mengkritik :

  • Be Smart Complainer , be Wise.
  • Ringkas dan Detail ; waktu & tempat kejadian di sertai kronologis.
  • Lampirkan Bukti yang kuat dan akurat.
  • Di tujukan pada orang/perusahaan yang tepat dan di tempat yang pantas.
  • Tidak mengada – ngada alias ngarang cerita (lebih baik pengalaman pribadi)

 

Jika ada kata – kata saya yang menyalahi ini sebelumnya, mohon di maklumi (mungkin saat itu saya belum mengerti). Mudah – mudahan bermanfaat untuk Blogger lainnya atau pembaca.

Loh, saya curhat lagi deh😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s