Applicant Tips


Ini hanya sudut pandang saya terhadap PELUANG KARIR.

Barangkali ada yang sedang mencari-cari pekerjaan, atau bahkan menciptakan peluang pekerjaan. Beberapa waktu yang lalu, saat kita belum merasa mapan terhadap Pekerjaan yang sekarang, kita akan terus dan terus mencari kesempatan berkarir sampe terkadang nekat mengirimkan Apllication Letter ke sebuah Perusahaan meski kita tidak memiliki Experience atau setidaknya Basic di Lowongan Karir yang bersangkutan. Ya menurut saya sih sah-sah saja, namanya juga usaha. Tapi jangan sedih cyinn ketika tau-tau lamaran kita langsung di masukkan ke Recycle atau langsung di buang di tong sampah.

Saya bahkan beberapa dari temen saya megalami hal yang serupa, dan ajaibnya kita melihat kejadian itu langsung, miris. Yaa nasib ..

Biasanya dalam melamar pekerjaan kita hanya tertarik pada posisi atau gaji yang di tawarkan saja, jarang sekali ada yang ingin mencari tahu terlebih dahulu Perusahaan seperti apa yang sedang kita Lamar. Akhirnya ketika waktu Interview pun tiba, kita hanya membawa pengetahuan NOL tentang perusahaan tersebut.

Saya ber-sudut pandang, bahwa untuk mendapatkan kesempatan karir tersebut mempunyai persentase masing-masing. Ini juga based on my experience yah Yaitu :

  • 50 % : Peluang di dapat dari kerja keras dan usaha
  • 20 % : Bakat dan kemampuan/skill
  • 20 % : Relasi
  • 10 % : Faktor Keberuntungan

Semuanya berkaitan dan tak dapat di pisahkan. Setengah dari effort yang kita gunakan untuk mati-matian menerjang badai susah nya mencari pekerjaan meskipun kita mempunyai Gelar yang seharusnya layak di perhitungkan. Namun jika tidak di ikutin faktor – faktor lainnya, tentulah semua itu tidak ada artinya.

Mengapa saya mengatakan hanya 20% untuk skill dan relasi ? Karena SKILL biasanya hanya terltulis di Curiculum Vitae kita saja, sebelum kita di terima maka Skill tadi pun tidak akan tampak. Namun bukan berarti ini bukan faktor yang mendukung point kita. Mengapa 20% untuk RELASI ? Karena relasi sangat di butuhkan untuk merekomendasikan diri kita di perusahaan yang akan kita tuju. Sebutannya “orang dalam”. Ini penting, maka dari itu kita harusnya  menjaga relasi baik dengan klien-klien yang ada sekarang dan membentuk Brand Image sebaik mungkin. Agak terkesan KKN sih, tapi kalo yang di rekomendasikan bener-bener layak mendapatkan rekomendasi , why not ? Asal jangan asal-asalan. Yang ada suatu hari kita akan membuat malu sang recommender.

Anggaplah kita menghitung 10% saja peluang KEBERUNTUNGAN. Karena semua usaha harus di iringi faktor yang satu ini, yang tidak lepas dari DOA. Sudahkah kita melakukan nya ?

Coba hilangkan saja salah satu faktor di atas, maka lihat hasilnya (jika tidak percaya).

Sebelum melayangkan aplikasi ke pekerjaan berikutnya, mari kita renungkan sejenak. Mudah-mudahan ini bisa memberi inspirasi. Namanya hanya “sudutpandang” tentu akan menuai sudut – sudut pandang yang lain bukan ?

Silahkan, jika ada masukkan lainnya.

Semangat ! Jangan pernah minder. Jadikan Kekurangan menjadi kelebihan dan keunikan kita. Caiyo !

One thought on “Applicant Tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s