Blank saat On Air


Blank !

Adalah hal yang sangat umum di alami Penyiar Radio. Dalam seketika penyiar terdengar “bego” saat siaran. Bagi pendengar yang jeli akan dunia penyiaran atau setidaknya mengerti/mengenal karakter sang penyiar idola, tentulah hal ini sangat mudah terbaca dan lama-kelamaan akan ganggu di telinga penikmat radio.

Banyak sebab nya, diantaranya :

  • Kurangnya persiapan sesaat sebelum siaran. Itulah mengapa sangat di anjurkan untuk tiba di studio 1/2 jam atau minimal 1/4 jam sebelum siaran. Ini berlaku untuk penyiar yang sudah mahir maupun pemula. Banyak yang beranggapan jika dirinya sudah merasa “canggih” siarannya maka ia akan semena-mena akan waktu. Finally, bukan tidak mungkin di tengah-tengah siaran akan terjadi BLANK !
  • Mood adalah modal utama penyiar radio. Orang lain/ pendengar beranggapan profesi yang satu ini sangat mudah, tinggal cuap-cuap saja. Padahal profesi ini sangat mengandalkan yang namanya EQ atau Emotional Quation. Jadi, Kalo mood berubah dikit aja sesaat sebelum siaran atau kalo emang lagi bete (misal: patah hati, sebel ama atasan, gaji ga pernah naik, bentrok ama partner siaran dll) ini bakal merusak isi siaran dan tentunya akan BLANK !
  • Kurang nya pemahaman akan materi siaran yang di siapkan. Beberapa radio di Indonesia memiliki Script Writer dan ada pula yang tidak, biasanya bagi yang tidak, penyiar harus pinter-pinter mencari bahan siaran sendiri. Parahnya adalah, jika script sudah di siapkan oleh script writer dan penyiar tidak memahami “point” yang ingin disampaikan. Bisa-bisa penyiar akan muter-muter ga jelas alias ga mudeng akan apa yg ia sampaikan. Kalau begitu, gimana berharap pendengar akan mengerti maksudnya jika si penyampai berita saja Ga Mudeng ? Nah loh.
  • Blank! juga bisa di sebabkan karena adanya “kejutan” mendadak di tengah-tengah siaran. Misalkan : Petir menggelegar, Proram Director tiba-tiba mencak2 masuk ke studio hanya krn Pronounsation kita ga jelas alias kumur-kumur, ada pemberitahuan QUIZ mendadak atau juga, internet mati ! kesel kan ? saya juga.
  • Yang terakhir adalah, kebiasaan penyiar membawa alat komunikasi seperti Handphone ke ruang siaran hehehhe. Coba bayangkan lagi enak-enak indehoy dengan siaran tiba-tiba dapet sms maut seperti : Loe jelek banged sih siarannya, baiklah kita putus ! , iklan ini kok tidak naik? Mic loe kebuka tuh, bego ! ” Balik lagi ke masalah MOOD sih sebenernya.

Nah, kamu yang mana ? Ini hanya beberapa contoh yang paling umum di alami penyiar radio. Jangan kan yang ga prepare, yang udah bener-bener Prepare saja masi suka kepeleset .Jadi masi beranggapan bahwa PROFESI ini mudah ?

Jadi sebisa mungkin, patuhi peraturan yang di buat untuk HADIR 1 JAM sebelum siaran, ini juga buat kenyamanan kita sebagai Penyiar Radio untuk READY saat ON AIR. Jangan dianggap sepele, karena sekali saja Penyiar terlihat BEGO di udara maka kita akan di cap sebagai PENYIAR yang tidak PROFESIONAL.

Sometimes, saya juga masi begono kok (heheh), mari kita membangun semangat disiplin (halah!).

Kalo kata dokter, satu-satunya obat dari penyakit adalah dengan Menghindari faktor pencetusnya, maka jauhi lah beberapa sample di atas😉

Salam.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s