Mudik bersama KM Kelud


Dag Dig Dug ..

Saat melihat suasana pelabuhan yang rame nya setengah mati.Terus terang ini bakal menjaid pengalaman mudik yang berbeda pikir ku.Kalau biasanya aku melewati jalur umum menggunakan Ferry kali ini nekad untuk mencob akapal yang lebih gede, KM KELUD.Smakin deg-degan ga karuan saat sahabat yang mengantarkan ku ga bole masuk sampai kapal (padahal sbnrnya bole, setau ku).Jelas ini menjaid pengalaman pertama ku.

Fiuhh ..bener saja setiba di dalam kapal aku mulai pusing melihat ratusan pemudik numplek di satu tempat, kelas pertama yang ku lewatai adalah kelas Ekonomi .Bejubel pemudik sampe ga sedikit yang menggelar tikar di pinggir jalanan sekitar lorong.Perasaan ku semakin ga enak.Tidak sedikit mata memandang ke arah ku, kenapa ? Apakah aku aneh ?

Setiba di lantai berikutknya aku semakin mengkerutkan dahi , Kelas Wisata.Judulnya sih itu, tapi kalo begini modelnya jelas ini bukan berwisata.Ga ada bedanya dengan lantai sebelumnya.Hanya saja pemudik yang di emperan lebih sedikit elite alas duduk nya, terpal yang di jual2.Dan aku semakin ga jelas ingin kemana, ku capai lantai sesepinya.Nihil.Pada akhirnya aku sudah mulai bosan dan bertanya pada salah seorang bapak (yang ternyata bernasib sama) dengan ku.Akhirnya kami menjadi satu barisan tepat di depan tangga dan diatas kami pun ada tangga lagi,menggembel disana dan syukurnya aku cukup prepare untuk yang satu ini.3 lembar Koran dan sebuah bantal busuk sudah ku persiapkan (walo aku tahu tetep ga bakal bisa tidur nyenyak).Sudahlah, aku males pindah-pindah lagi.Seadanya saja, baru saja mata ini hendak terpejam karena lelah, teriakan dan gusuran orang-orang yang berlalu lalang di depan ku sudah membangunkan aku,dan tentunya belum bisa menyelonjorkan kaki sebelum kapal ini berangkat, secara masih banyak yang hendak naik turun dan itu tepat di depan muka ku kalau aku berbaring.Serasa di trotoar saya ..

Hmm, andaikan saja aku tahu bahwa yang berada di kelas II itu masih bisa sembunyi-sembunyi beli tiket, mungkin aku akan maksain diri buat berada di kamar itu.Tapi tak apa, ini pengalaman berharga di akhir Ramadhan.

Aku tetep tak bisa memejamkan mata.Setelah ku rasa-rasa jenuh menjaga barang-barang ku, aku nekad mencari udara segar keluar.Keringat sudah menyatu dengan debu, debu menyatu dengan dek kapal,lengkap.Kerjaan ku yah Cuma keluar masuk keluar masuk, apalagi yg dapet ku lakukan selain itu.Syukur banged MP3 Player ini gak rewel baterainya.Ternyata aku baru menyadari, kenapa begitu banyak mata memandang ketika aku melintas, hihih ternyata aku termasuk rapi di banding pemudik lainnya yang mungkin sudah berhari-hari di kapal.

Betapa kagetnya aku mendengar orang orang pada menggerutu kapal ini tidak juga tiba di tujuan sebenernya, Belawan – Medan.Jadi ga enak saya, gara-gara singgah di Dumai mereka baru akan sampai di malam takbiran jam 12 dini hari.Malangnya …jadi rutenya itu, Tg.Priok – Batam – Tg.Balai – Dumai – Belawan.Harusnya kan dari Tg.Priok langsung ke Belawan.Gimana ga ngamuk tuh orang-orang ?

Yang mengesalkan lagi ketika tengah malam kelaparan, aku membuka bungkusan mie goring di yang di bekali sahabat yg mengantar ku tadi, Hmm .. lapar sekali.Saya makan dengan lahapnya, tapi keburu pengen ke toilet.Disana selera makan ku terbuang semua.Ahh .. entah lah,menuliskan disini saja aku tak sanggup.Ga bisa nelen makanan lagi , eneg.

Kembali ke pembaringan ku, ngemper lagi, bingung lagi mo ngapain.Aku puter lagu FILTER – PICTURE berkali-kali, berharap mood ku kembali lagi, biar seola-olah di video klip gitu (halah).Ga mempan, ku paksakan tidur sesuka ku, dengan gaya ku, badan melipat-lipat, bantal busuk ku terpakai juga akhirnya.Better now, pinggang ku mau patah rasanya.Sekitar 15 menit ku tertidur, satpam membangunkan ku ! Damn , kaget ! kesel.

Puarahnya lagi, ternyata pojokan tangga tempat ku duduk (yg hanya bisa duduk duank) di geser lagi,berselonjor saja aku ga bisa malah di suruh geser ? Yang lebih mengejutkan , ternyata mereka menempatkan “Orang Stress” di sebelah ku ! Ohh Man ! Mata ku semakin membelalak, terang, segar dan asli ga bisa tidur lagi. Segenanp mata yang ada di sekitar ku memandang ku miris,sambil tersenyum tipis.Aku .. hanya bisa nyengir dan bingung.Mimpi apa aku tadi ? Dengan harap-harap cemas, ku beranikan diri untuk berkomunikasi dengan nya, dia diam saja.Ternyata dia TKI Malaysia yang entah gimana caranya jadi seperti itu,entah gimana ia naik ke kapal ini dari batam jika kondisinya seperti itu.Pikiran ku sih, mungkin di suntik gila atau apalah disana, trus di pulangkan, karena ia memiliki passport dan identitas KTP dll.Tujuan tiketnya Belawan.Prihatin .. tapi gimana, aku juga was-was2.Kalo tiba2 dia ngamuk gimana ?

Ku memutuskan untuk terjaga sampai pagi, Ohhh .. God.yah aku memilih di luar kapal berjam2.tiduran sebentar di emperan luar bersama puluhan orang lainnya.Kembung, dingin,lautan gelap.Arghh.Pagi, cepatlah datang ..

Setelah 12 jam berada di kapal tersebut dengan segala fenomenanya aku lega ketika mendengar pengumuman bahwa sesaat lagi kapal akan bersandar di dermaga.Tetapi aku salah lagi,saya dan pemudik lainnya merasa di permainkan dengan penjelasan pintu keluar kapal yang di pindah-pindah.Persis paskibra, balik kanan balik kiri, naik ke dek 5 turun ke dek 4, naik lagi turun lagi, balik kanan balik kiri.Antara kesabaran dan kebodohan sangat berbeda tipis saat itu, pemudik lainya pun tidak bisa marah lagi karena mereka telah kehabisan energy.Entah apa aromanya, I need fresh air, really.

2 ½ Jam kami terjebak di antrian ga jelas itu, lagu keong racun membahana dari salah satu hape pemudik, damn !Tubuh sudah mulai gontai, aku menghirup udara segar, tepat jam 10.33 WIB.Ga lagi deh ..

Welcome Syawal .. welcome to Dumai.

2 thoughts on “Mudik bersama KM Kelud

  1. Pingback: Jill | Raini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s