Aku asbak mu

Tempat mu membuang segala sampah dari tangan mu.

Kapan pun kau mau.

Dimana pun kau temukan aku.

Asal kau senang dan ingin,lakukan saja.

Tapi kau tak tau rasanya menjadi aku.

Apalagi saat kau menusuk-nusukku dengan puntung rokok mu.

Sialan.Kau bakar aku dengan sisa bara mu.

Tapi lagi-lagi kau tak sedikitpun menoleh ku.

Sambil bicara dengan kerabat.

Sambil menelpon seseorang.

Sambil tergesa-gesa memasuki sebuah lift.

Kau lakukan dengan cepat dan tepat perih nya.

Aku asbak mu.Yang tolol tapi baik hati.

Meskipun ku selalu di bersihkan setiap pagi.

Oleh orang yang pastinya lebih baik daripada engkau.

Ketika malam tiba,selalu saja aku kotor dan penuh abu.

Ah !

Pernah kah kau iseng menghitung ?

Banyakan mana jumlah kerikil ku daripada puntung rokok mu ?

Aku hanya terdiri dari kerikil halus yang indah,harusnya.

Tapi,lagi-lagi kau datang membara di jantung ku,damn!

Tak bisa kah kau membiarkan ku Indah sejenak saja ?

Tak kau terlihat oleh mu,bekas bara dan sampah mu

Masih terselip di antara kerikil ku ?

Damn.

2 thoughts on “

  1. To start every day fresh and clean, always easier after sleep and in the freshness of a new day.
    Clearing the refuse of the day as it comes along, to stay clear… more difficult.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s